3 Hal penting untuk meminimalisir kegagalan bisnis

Mendirikan perusahaan rintisan kini memang sedang menjadi tren. Semua orang berbondong-bondong membuat usaha rintisan sendiri. Penggerak bisnis rintisan tak hanya anak muda, juga mereka yang sudah punya jam terbang tinggi.

Lalu, apakah semua bisnis tersebut pasti sukses? Dalam bisnis, tak ada yang pasti. Peluang gagal selalu ada meski ide, rencana dan produk sudah matang. Namun, cara ini bisa membantu meminimalisir kegagalan.

Bisnis bisa memberi solusi

Cara termudah membangun produk adalah, pastikan produk bisa menjadi solusi atas permasalahan konsumen. Hal ini, kata Co-Founder Beeconomic Chris Chong kerap dilupakan pegiat usaha rintisan.

Gojek mampu tumbuh besar karena Pendiri Gojek Nadiem Makarim menciptakan aplikasi yang menjawab kebutuhan masyarakat akan transportasi cepat, aman dan murah. Gojek juga menjembatani mereka yang punya kendaraan dan waktu senggang untuk menghasilkan uang tambahan.

Untuk memastikan produk Anda bisa menyelesaikan masalah, Anda harus lebih giat melakukan riset pasar dan waspada pada semua perubahan.

“Banyak pengusaha terlalu sibuk memikirkan bisnisnya sendiri sehingga tak menyadari perusahaan iklim bisnis. Anda harus bisa melihat arah perubahan. Perhatikan hal-hal apa saja yang bisa mengubah pemikiran konsumen dalam membeli produk atau jasa,” sebut pengamat bisnis Melvin Soh di Singapura dilansir Inc-Asean.

Ketahui alasan masuk bisnis

Anda juga harus tahu persis visi-misi mendirikan bisnis. Bangun dan buat tujuan yang jelas mengapa Anda mendirikan usaha sebelum mendirikannya. Jangan hanya karena ingin mendapat pendanaan dari investor.

Hal itu tidak menjadi alasan yang cukup kuat membangun bisnis yang solid ke depan. Bisnis juga tak akan memiliki visi kuat bila Anda hanya mengejar kekayaan atau laba usaha. Anda harus punya gambaran jelas membangun bisnis yang berkelanjutan.

Laba akan menjadi hal yang mengikuti bila Anda dapat membangun produk berkualitas. Tujuan bisnis yang jelas juga akan mempermudah penentuan keputusan penting saat membangun bisnis.

Tak semua hal bisa dilakukan sendiri

Dalam membesarkan bisnis rintisan, kerja tim menjadi salah satu faktor penting. Saat awal membangun, Anda biasanya akan membangun bisnis bersama orang-orang terdekat. Buat batasan yang jelas mengenai hubungan pribadi dan bisnis.

Dalam buku The Founders Dilemmas, Profesor Noam Wasserman dari Harvard Business School menyebut, 65% kegagalan usaha rintisan adalah karena adanya konflik antara founder dan co-founder.

Namun, meski Anda adalah investor tunggal, tak ada salahnya terus menambah relasi bisnis. Buka terus kemungkinan mendapat mitra bisnis atau mentor. Ashraf Sinclair, artis dan mitra 500 StartUp pernah menyebut bahwa dalam membesarkan bisnis, tak semua modal harus Anda miliki.

Jadi, tetaplah profesional dalam membangun relasi bisnis. Namun, jangan pernah menutup diri di tiap hal baru yang bisa membuat bisnis semakin besar.

Mitra :    smart-money.co 

Article Source: https://beritagar.id/artikel/gaya-hidup/3-hal-penting-untuk-meminimalisir-kegagalan-bisnis

Ilustrasi

© Peshkova /shutterstock

Share this:

Comments

comments