Indonesia Peringkat 3 Besar Jumlah Startup Terbanyak di Dunia

Di tengah cepatnya laju teknologi informasi, bisnis berbasis daring atau online menjadi pilihan yang rasional. Ekonomi digital saat ini dipercaya akan mengubah cara kerja manusia dan peradaban dunia ke depan.

Salah satu yang patut disyukuri dari berkembangnya teknologi informasi tersebut adalah mudahnya membuat perusahaan dan murahnya sumber daya yang dibutuhkan. Akses pengetahuan, informasi, dan modal saat ini juga seperti saling terkait satu sama lain.

Karena itulah, saat ini banyak perusahaan kecil berbasis digital atau sering disebut startup bermunculan di seluruh dunia. Tak terkecuali di Indonesia dewasa ini. Startup benar-benar berkembang di negara kita ini.

Jumlah startup yang ada di Indonesia mencapai angka 1.559. Berdasarkan data yang dimiliki Startup Ranking, Indonesia ditempatkan sebagai negara ketiga di dunia dan pertama di Asia Tenggara. Di bawah peringkat pertama dunia, Amerika Serikat yang memiliki 37.480 startup dan peringkat dua India dengan 3.928 startup.

Bisnis rintisan (startup) ini diprediksi akan bertumbuh pesat dengan didukung ekosistem digital yang berkembang ke arah positif. Ketua Dewan Pembina Asosiasi Digital Entrepreneur Indonesia (ADEI) Fransiscus Budi Pranata memperkirakan startup akan tumbuh pesat (booming) pada 2020 di Indonesia.

Hal ini sejalan dengan dukungan pemerintah dan swasta, salah satunya melalui Gerakan Nasional 1.000 startup digital.

“Dalam 3 tahun ke depan bahkan diprediksi jumlah startup akan meningkat hingga 13.000 startup meskipun dibandingkan dengan Amerika Serikat dan India, jumlah startup Indonesia saat ini masih di bawahnya,” ujar Fransiscus di Jakarta.

Sementara itu berdasarkan data yang dilansir oleh AT Kearney, modal yang masuk ke eksosistem digital Indonesiatelah tumbuh 68 kali lipat dalam waktu 5 tahun sejak 2012 hingga 2016. Dari US$ 0,3 miliar menjadi US$ 6,8 miliar. Itu artinya kepercayaan investor pada eksosistem digital Indonesia cukup tinggi dan menjadi angin segar bagi startup-startup muda lainnya yang membutuhkan modal untuk pertumbuhan.

Dengan populasi dan produk domestik bruto (PDB) terbesar di Asia Tenggara, Indonesia merupakan pasar potensial bagi sektor ekonomi ini. Saat ini pengguna internet di Indonesia mencapai 88,1 juta dan transaksi e-commerce diperkirakan mencapai US$ 20 miliar pada 2016.

Selain e-commerce, pasar ekonomi digital di Indonesia mencakup sektor finansial, internet of things (IoT), dan penyedia jasa daring. Oleh karena itu, potensi berdirinya startup-startup baru masih akan terus berkembang mengingat besarnya potensi tersebut.

Kita sebagai orang Indonesia cukup berbangga dengan perkembangan di atas. Hal itu bisa menjadi harapan bagi masa depan kesejahteraan di Indonesia.

Article Source: https://kumparan.com/deni-iskandar/kabar-gembira-indonesia-peringkat-3-besar-jumlah-startup-terbanyak-di-dunia

Deni Iskandar    

(Foto: Thinkstocks)

 

 

Share this:

Comments

comments