Dibalik Cantiknya Batik Genthongan Asal Madura Tersimpan Kisah Mistis

SEBAGAI pulau terbesar di pantai utara Jawa, Madura memiliki segudang kekayaan alam dan budaya. Pulau Madura eksis dengan berbagai hasil alam berlimpah dan juga kebudayaan yang terkenal hingga seluruh Nusantara. Termasuk salah satunya batik milik Madura yang cantik bahkan dengan cerita mistis di baliknya.

Sama halnya dengan pembuatan kain tradisional lain yang membutuhkan treatment khusus, batik ala Madura juga demikian. Jenis batik yang cukup populer dari Madura adalah batik genthongan.

Kain batik yang dibuat secara tradisional ini sukses memikat siapapun yang melihatnya. Tapi dibalik motifnya yang cantik dan khas, ternyata batik genthongan menyimpan rahasia yang menarik untuk dikuak. 

Batik genthongan memiliki nilai yang cukup tinggi di mata masyarakat Madura. Kain batik ini disebut genthongan karena proses pembuatannya melalui proses perendaman untuk pewarnaan dalam gentong besar. Untuk membuat warnanya menyatu dengan baik, proses ini berlangsung lama yakni sekira 2 bulan.

Proses perendaman yang lama ini membuat warna pada kain melekat dengan sempurna. Jadi tak heran kain batik genthongan punya usia yang cukup lama hingga puluhan tahun dengan warna yang tak luntur.

Dari sederet proses yang dilakukan untuk menbuat batik genthongan, ada kisah unik yang terselip di dalamnya. Tak jarang ada hal berbau mistis yang kadang tak bisa diterima dengan logika. Kendati demikian, masyarakat Madura percaya akan hal ini dan menganggapnya sebagai bagian dari tradisi membatik.

Konon katanya, saat pengrajin tengah membuat batik ini dan ada keluarga atau tetangga yang meninggal maka batiknya tidak akan menghasilkan kain yang sempurna alias gagal. Meninggalnya kerabat dekat dianggap sebagai isyarat jika si pengrajin batik tidak dapat melanjutkan kegiatan membatiknya.

Jika dilanjutkan maka kain hasil membatiknya akan memiliki warna yang suram dan pucat meskipun semua proses sudah dilalui dengan benar.

Tak hanya itu, si pengrajin batik setidaknya harus menunggu 40 hari setelah kematian, sebelum mulai membatik lagi. Tapi dibalik prosesnya yang terbalut proses mistis, batik genthongan asal Madura tetap memiliki pesona etnik yang memukau. 
()

 

Jurnalis: Devi Setya Lestari
Article Source: http://lifestyle.okezone.com/read/2017/09/09/194/1771356/okezone-week-end-dibalik-cantiknya-batik-genthongan-asal-madura-tersimpan-kisah-mistis

Share this:

Comments

comments