3 Poin Penting Sebelum Anda Membangun Startup IoT

Dengan hadirnya sebagian dari startup dan enterprise yang meramaikan dunia Internet of Things (IoT), harus ada perbedaan yang Anda miliki kalau ingin terjun ke IoT juga.

Ketika mayoritas startup IoT memberikan ide tentang IoT, prototype, atau bahkan membuat proof-of-concept untuk produk mereka, sebenarnya mereka melewatkan kesempatan untuk masuk ke market lebih awal.

Menurut Sierra Wireless, inilah 3 poin penting bagi startup IoT untuk menghasilkan produk IoT yang berhasil:

1. Security

Di dunia yang penuh ancaman internet baru setiap harinya, Anda tidak bisa mengabaikan komunikasi dan data konfidensial. Atau menganggap security hanya sebagai fitur tambahan. Keamanan dan keselamatan data Anda hanya sebatas link. Anda harus memikirkan keamanan secara keseluruhan: dari device, lewat koneksi jaringan, cloud, dan lewat aplikasi end-user dan sistem enterprise.

Jadi pastikan bahwa kemanan ada dalam produk Anda. Tidak peduli seberapa hebat produk atau solusi Anda. Jika tidak cukup aman, customer tidak akan memercayai Anda. Sedangkan customer satisfaction merupakan kunci utama bagi keberhasilan produk Anda.

2. Scalability

Pasti Anda tergoda untuk mengabaikan scalability dan fokus untuk membangun proof-of-concept pada desain early stage. Namun, hal ini bisa sangat salah. Banyak perusahaan yang menghabiskan berbulan-bulan membuat prototype, yang pada akhirnya harus mengulang proses desain dari awal untuk dapat menjangkau skala yang lebih luas. Anda harus memikirkan scalability dari awal, dan membuat keputusan yang mempercepat proses dari pembuatan desain, prototype hingga penyebaran skala besar.

Jangan hanya fokus pada prototype. Langsung pasarkan produk Anda kepada pelanggan begitu siap. Feedback mereka dibutuhkan untuk pertimbangan Anda dalam langkah selanjutnya dan mengembangkan produk lebih baik lagi.

3. Time-to-Market

Sebelum memulai perjalanan IoT, Anda harus mengetahui aplikasi baru atau yang sudah ada yang akan diperlukan untuk menyambungkan data, infrastruktur apa yang perlu ditambah, dan skill yang diperlukan untuk mengatur penyebaran produk. Menambahkan konektivitas wireless, mengintegrasi berbagai sistem, dan membangun aplikasi baru bisa sangat rumit dan mahal jika Anda melakukannya sendirian. Hal ini telah berlangsung selama bertahun-tahun. Untungnya, dunia IoT saat ini lebih mature dibandingkan beberapa tahun lalu dan Anda tidak perlu mengembangkan expertise dalam berbagai area. Kuncinya adalah Anda perlu me-leverage partner IoT untuk menangani hal integrasi dan konektivitas, sementara Anda fokus membangun aplikasi atau solusi yang bagus.

Contohnya adalah Cubeacon. Solusi yang diberikan Cubeacon beragam dalam banyak sektor. Dari digital advertising untuk membantu marketer memutuskan target market selanjutnya atau customer habit mereka, hingga solusi untuk smart building, perkantoran, dan bandara.

Cubeacon dapat membantu marketer menganalisan dan mencari tahu apa yang diinginkan customer dan memutuskan langkah selanjutnya untuk target market mereka. Selain itu, ketika mayoritas kantor melakukan absen dengan finger print, bacon men-scan secara masal dan mengirimkan hasil real-time ke backend. Solusi lainnya adalah menyediakan transaksi paperless di bandara, membantu penumpang mencari gate yang tepat dan boarding pass digital yang dikirimkan langsung ke smartphone mereka.

 

Ditulis oleh Avianto Tiyo (CEO Eyro Digital Teknologi) dalam LinkedIn
Article Source: https://startupbisnis.com/3-poin-penting-sebelum-anda-membangun-startup-iot/

Share this:

Comments

comments