21 Cara Membuat Penjualan Pertama Toko Online Anda Sukses

Akses internet yang mudah dan lebih cepat menghadirkan pasar baru dalam dunia bisnis, yakni berbisnis online. Sebagai langkah awal berbisnis online, memiliki penghasilan penjualan pertama merupakan investasi yang sangat penting. Penjualan pertama bisa menjadi titik balik dan respons positif serta bisa dijadikan alat untuk membangun kepercayaan konsumen terhadap produk.

Namun, bisnis akan semakin berkembang dan tentu kita ingin terus berjalan. Penjualan pertama bisa jadi awal dari perjalanan panjang bisnis yang ingin dicapai. Nah, untuk memudahkan melewati langkah pertama dengan sukses, berikut ini merupakan 25 cara agar dapat menghasilkan penjualan pertama.

1. Beri Sampel Produk ke Tokoh atau Orang yang Berpengaruh

 

beri sampel produk

Hidup di era digital ini, orang tak hanya terkenal melalui kehidupan nyata saja. Banyak sekali orang bisa terkenal dan memiliki pengaruh dari internet. Mereka biasanya adalah seorang blogger, jurnalis, vlogger, atau youtuber yang terkenal dari berbagai aspek. Tokoh yang terkenal ini umumnya memiliki banyak follower di media sosial seperti twitter atau instagram, atau banyak pelanggan (subscriber) pada blog/website dan channel Youtube mereka.

Berikan salah satu contoh produk toko ke orang-orang tersebut, agar mereka langsung membagikan (share) produk tersebut ke seluruh followers atau subscribers mereka. Biasanya istilah ini dikenal juga dengan sebutan endorsment dimana kita harus membayar sejumlah uang sesuai dengan harga yang ditawarkan oleh orang-orang yang berpengaruh di internet ini agar mereka mau meng-upload sampel produk.

2. Membuat Blog atau Website

Memulai bisnis online layaknya bisnis pada umumnya: harus memiliki lapak atau lahan untuk berjualan. Pada bisnis online, lahan berjualan adalah membangun sebuah blog atau website. Blog ini berfungsi seperti lahan pertanian, tempat menyemai benih dan merawat tanaman hingga bisa panen dan kita nikmati untungnya. Dengan blog yang berhubungan dengan produk yang dijual, potensi pasar akan semakin luas dari content marketing.

Membuat blog ini termasuk cara sederhana yang efektif untuk mengembangkan content marketing bisnis. Dengan blog, banyak orang akan bertanya produk dan kita pun bisa menjawab pertanyaan ini. Tak hanya itu, kita juga bisa memperluas segmentasi pasar dengan membuat konten tulisan yang menawarkan tips, tutorial, dan artikel gaya hidup lain yang berhubungan dengan produk. Apabila konten tersebut mampu menarik kunjungan pengguna internet, maka dengan makin mudah pula konsumen mengetahui apa yang dijual di website tersebut.

3. Membangun Daftar Email untuk Marketing

Daftar email ini berfungsi agar dapat mengirimkan informasi, produk, dan konten terbaru ke dalam mailbox konsumen. Cara membangun daftar email ini dengan memasukkan formulir email subscription pada tempat yang terlihat di blog atau website kita. Tawarkanlah manfaat yang berharga apabila pengunjung mendaftarkan emailnya daripada sekadar ajakan untuk mendaftarkan email begitu saja.

Misalnya, tiap minggu para konsumen yang mendaftarkan email akan mendapatkan kupon atau voucher potongan harga jika belanja produk. Dengan demikian, setiap pengunjung pun tertarik untuk mendaftar demi mendapatkan voucher potongan harga.

4. Menjadi Sponsor Sebuah Event

Berpartisipasi menjadi sponsor sebuah event memiliki ua sisi yang berbeda. Sejatinya, menjadi sponsor bisa sebagai ajang promosi produk, terlebih kalau produk berhubungan dengan event tersebut. Namun, ini juga bisa membuang waktu dan tenaga, terlebih biaya. Untuk itulah sebelum memutuskan menjadi sponsor, kita perlu melakukan riset dan analisis.

Pertama, pilih event yang kebanyakan orangnya akan tertarik dengan produk disertai dengan jumlah peserta yang hadir. Setelah itu, bisa mulai mengkalkulasi berapa jumlah biaya yang pantas dikeluarkan untuk mensponsori kegiatan tersebut. Di lokasi event, jangan hanya menaruh flyer atau sekadar membaginya kepada yang lewat saja.

Diperlukan kemampuan marketer untuk membangun hubungan dengan customer yang potensial. Apabila dimungkinkan, bisa juga dengan mendemonstrasikan produk dengan cara yang menarik sehingga mengundang orang untuk datang dan bertanya mengenai produk kita. Terakhir, beri informasi kontak dan detail produk pada flyer yang dibagikan.

5. Mainkan Sebuah Pertunjukan PR (Public Relation)

Agar produk lebih cepat mendapat perhatian media, maka perlu melakukan pertunjukan PR yang unik, sesuatu yang lucu dan tidak biasa. Pertunjukan PR berpotensi membuat brand kita lebih terkenal. Apabila dilakukan dengan baik, cara ini dapat mempercepat tingkat kepopuleran produk kita. Tentu, juga diiringi dengan meningkatnya jumlah konsumen yang setia dalam waktu singkat.

6. Menulis Profil Tokoh Berpengaruh

 

interview

Ada baiknya kita mewawancarai seorang tokoh terkenal dan berpengaruh dan berdiskusi mengenai industri produk. Keuntungannya, selain mendapatkan banyak ilmu tentang produk, ini juga akan membangun branding blog atau website kita sehingga orang akan percaya dengan produk yang kita miliki. Konten yang menarik ini pula yang akan menjaring calon customer yang sedang melakukan pencarian dengan kata kunci tokoh tersebut. Bisa jadi, hasil pencarian akan mengarah kepada website.

7. Cobalah Menggunakan AdWords

AdWords merupakan jaringan iklan yang dimiliki Google. AdWords ini sangat tekenal sehingga memungkinkan pengguna menempatkan iklan di setiap hasil pencarian pada Google, Youtube video, dan website yang terafiliasi dengan Google. Bila calon konsumen mengetik keyword suatu produk yang sejenis dengan produk di kolom pencarian Google, otomatis website kita bisa muncul di urutan pertama pada hasil pencariannya.

Tentu, ini akan mengundang ketertarikan calon konsumen untuk mengklik list pertama hasil pencarian tersebut. Keunggulan AdWords ini terletak pada kecepatan dan jangkauan marketing iklannya yang sangat luas dan juga bisa di-filter berdasarkan segmentasi tertentu. Untuk memasang iklan di AdWords, kita bisa melihat panduan pemula Google AdWords.

8. Gunakan Afiliasi Marketing

Mungkin kalau kita merasa susah menjual produk sendiri, cobalah untuk berbagi komisi dengan orang lain dengan menggunakan afiliasi marketing. Marketing ini merupakan cara untuk memberikan tanggung jawab pemasaran ke orang lain, bisa dengan mendapatkan traffic ke blog atau website, bisa juga langsung mempromosikan produk.

Tentu, sebagai reward atas usaha marketer, kita memberikan komisi berapa persen dihitung dari jumlah penjualan. Marketing mereka pun bisa dilacak dengan ID kode unik link yang kita berikan. Kesuksesan afiliasi marketing ini bergantung pada jenis produk kita, apakah memang produk yang dibutuhkan pasar luas, serta besaran komisi yang kita berikan kepada marketer afiliasi kita.

9. Jual Produk Grosiran ke Retailer Lain

Menjual produk kepada konsumen satu per satu itu hal yang biasa. Namun bila dapat menjual dalam jumlah besar atau grosiran kepada retail lain, beban marketing akan berkurang. Hal ini karena pihak retail pun tentu akan mempromosikan produk kepada konsumen. Misalnya penjualan retail itu meningkat, maka permintaan produk juga akan meningkat.

Keuntungan lainnya, sistem ini dapat meningkatkan cash flow atau aliran uang masuk. Kita mungkin berpikir, produk kita akan dijual dengan margin yang kecil. Namun tak perlu khawatir, kita dapat menggantinya dengan kuantitas penjualan produk.

10. Bangun Jaringan di Forum Diskusi

Forum diskusi ini bisa menjadi ladang ilmu untuk membaca artikel dan tips sesuai produk. Ketika menulis di forum yang aktif, kita juga bisa memperkenalkan produk namun tidak serta merta langsung berbentuk promosi. Pastikan juga tidak melanggar aturan yang ada di forum. Meskipun tulisan di forum tersebut berisi promosi produk, namun tetaplah menulis secara profesional.

Terlalu banyak atau sering menaruh link website di forum tersebut akan mendapat teguran dari moderator forum. Tulisan pun sebaiknya tidak berupa ajakan langsung untuk membeli produk, tetapi tulislah beberapa keunggulan apabila customer menggunakan produk. Biarkan customer menilai produk dari tulisan di forum itu hingga akhirnya mendapatkan pembeli produk.

11. Pasang Pengumuman Press Release

press release

Pengumuman atau press release ini memang diperlukan untuk menarik perhatian secara luas. Namun perlu diperhatikan, press release ini juga harus dikemas dengan baik dan tidak berbelit-belit sehingga tidak membingungkan calon konsumen.

Buatlah berita ini bagus dan sangat berharga. Berikan informasi yang menarik dibaca publik sehingga memicu respons pembaca untuk ingin mengetahuinya lebih jauh. Press release ini juga harus dibuat dengan ringkas secara profesional dan tidak terlalu monoton.

12. Selalu Perhatikan Analisis Website

Sebagai pebisnis online, meninjau dan mengambil tindakan terhadap analisis website kita merupakan hal yang terpenting. Pengamatan terhadap pengunjung website sangat diperlukan. Analisis ini dapat menjadi bahan pertimbangan apakah website sudah tepat sasaran pasar kita atau perlu dioptimalkan lagi.

Analisis yang dapat diamati pada statistik website diantaranya adalah menunjukkan apa yang dilakukan customer di website, halaman yang dimasuki, jangka waktu menetap di suatu halaman website, serta sumber dari mana mereka dapat mengunjungi website.

Analisis website ini tidak memerlukan biaya.

Kita bisa mengetahui semua informasi statistik website kita dengan menggunakan Google Analytics. Setelah meluncurkan website atau toko online,sebaiknya kita memberi waktu Google Analytics untuk menganalisis traffic website. Setelah hasilnya ada, kita dapat mengambil keputusan apa pun terhadap website.

13. Buatlah Sebuah Survei

Mengetahui keinginan konsumen terhadap produk dan layanan dapat membantu menghimpun keputusan yang tepat untuk ke depannya. Untuk itu, lakukanlah survei kepuasan konsumen, yang efektif untuk mendapatkan feedback yang jujur dan objektif.

Lain halnya jika meminta feedback kepada keluarga atau teman sendiri, pasti ada rasa sungkan kalau ada kekurangan yang ingin disampaikan hingga akhirnya ditutupi. Kita bisa menjalankan sebuah survei online dengan menggunakan aplikasi seperti Survey Monkey dan Qualaroo.

14. Kerja Sama dengan Retailer Lain

Membangun kerja sama dengan kelompok retail merupakan bentuk dukungan dan dapat saling melengkapi satu sama lain. Kita juga akan terbantu dengan promosi yang dilakukan retail lain, sekaligus membantu retail lain juga. Contohnya, apabila menjual online sepatu, maka dapat meminta bantuan dari toko online tas.

Jadi, dalam websitenya terdapat promosi produk sepatu kita, begitu pula di website kita bisa diletakkan promo produk tas tersebut. Kita dapat melakukan kerja sama ini dengan retail yang kecil ataupun dengan kelompok yang besar. Contoh kerja sama yang besar yakni The ecommerce group yang beroperasi melalui grup Facebook. Para retail dengan jumlah 2.500 anggota saling bekerja sama memberi saran, memberi feedback, dan bantuan lainnya.

15. Berikan Kontes atau Giveaway

Umumnya, orang pasti menyukai barang-barang yang didapat secara gratis. Karena itu, apabila sedang membangun kepercayaan konsumen terhadap produk, memulai kontes atau giveaway bisa jadi cara untuk mendapatkan tujuan tersebut. Kontes ini dampaknya tak hanya membantu kita membangun backlink yang berharga, namun juga bisa jadi cara yang tepat untuk promosi ke customer yang berpotensi. Kita juga bisa mempelajari SEO untuk mengoptimalkan traffic kontes toko online.

16. Membangun Relasi yang Tepat

membangun relasi

Membangun relasi merupakan tiang agar bisnis online bisa berkembang. Relasi yang dibangun tak hanya di dunia maya, tetapi juga dalam keseharian. Membangun relasi akan membantu kesuksesan bisnis online, baik dengan orang yang berhubungan dengan bisnis kita secara langsung maupun dengan orang berpengaruh meskipun tidak secara langsung berhubungan dengan bisnis.

17. Maksimalkan Media Sosial untuk Mendekati Customer

Ada tiga media sosial yang dapat menampilkan citra branding produk kita, yakni twitter, instagram, dan facebook. Dengan ketiga media sosial tersebut, kita dapat mendekati customer dengan melibatkan diri kepada minat dan ketertarikan customer. Media sosial ini juga tempat yang baik untuk menampilkan kreativitas dan branding produk. Misalnya dengan cara mengambil gambar terbaik produk, bisa juga menampilkan video proses pembuatannya dan saat penggunaannya.

Jangan lupa berikan caption terbaik untuk gambar produk kita. Apabila mampu mengemasnya dengan baik, produk akan ramai dibicarakan di media sosial dan banjir order. Kalaupun tidak langsung mendapatkan penjualan dari media sosial ini, paling tidak follower akan bertambah banyak. Itu artinya, customer sedang menunggu jenis produk lain yang kita tampilkan yang cocok dengan seleranya.

18. Pastikan Menang di Situs Perbandingan Harga

Konsumen akan cenderung pergi ke situs perbandingan harga terlebih dahulu sebelum membeli barang. Beberapa situs ini di antaranya The Find, Google Shopping, dan Nextag. Situs ini membandingkan harga dari ribuan produk dan toko. Supaya produk dilirik konsumen, kita perlu bersaing harga di situs ini. Hasilnya, situs ini akan memberi kesempatan untuk mendapatkan return of investment (ROI) terbaik.

19. Buat Infografik yang Menarik

Data fakta dan informasi statistik yang disajikan dengan desain yang menarik dan mudah dimengerti merupakan infografik. Dalam hal bisnis, kita perlu membuat infografik terutama jika dikaitkan dengan jumlah share di media sosial dan traffic dari search engine. Menurut UnBounce, perusahaan yang telah menciptakan panduan marketing menggunakan infografik, kebanyakan orang mencari infografik. Apabila merasa sulit merangkai desain yang menarik, jangan khawatir. Tersedia banyak perusahaan ataupun freelancer yang menawarkan layanan kreasi infografik.

20. Sesekali Bukalah Toko Offline di Suatu Event

Meskipun kita membangun sebuah bisnis online, bukan berarti tidak bisa membangun toko offline. Kita bisa menggelar lapak atau istilahnya pop-up store pada event-event yang potensial sehingga dapat menjadi sarana promosi produk. Pop-up store ini tidak memerlukan banyak biaya karena toko jenis ini hanya sementara waktu saja.

Yang perlu diperhatikan, tentu sama dengan toko offline biasanya, pop-up store ini juga mengandalkan lokasi. Buks pop-up store di pameran seni, mall, galeri, atau keramaian yang sesuai dengan target pasar. Tentu, kita dapat memanfaatkan pop-up store selain untuk penjualan langsung juga sebagai marketing offline kita.

21. Desain Toko Online dengan Menarik

desain toko online

Sering kita dengar pepatah “jatuh cinta pada pandangan pertama”. Nampaknya, pada bisnis ini juga berlaku. Konsumen akan jatuh cinta kepada produk dan bisnis kita apabila tampilan website kita sangat menarik dan mudah digunakan. Konsumen akan kembali lagi meskipun sudah pernah membeli ataupun sekadar melihat etalase produk kita saja. Desain website yang baik adalah dengan tanpa banyak scrolling dan click ganti halaman, konsumen sudah mendapatkan informasi lengkap. Terlebih kini dengan makin banyaknya pengguna smartphone, akses internet dari handphone semakin tinggi. Website yang responsif terhadap perangkat smartphone pun menjadi lebih kerap dikunjungi orang.

Menciptakan Strategi yang Lebih Kreatif

Selain dapat memodifikasi 21 cara di atas sesuai dengan kebutuhan dan kreatifitas. Kita bisa menemukan cara lain yang lebih hebat sehingga penjualan pertama toko online bisa sukses. Kesuksesan penjualan pertama merupakan langkah yang baik untuk perjalanan panjang bisnis online.

edited by Siti Hadijah
Article Source: https://www.cermati.com/artikel/21-cara-membuat-penjualan-pertama-toko-online-anda-sukses

Share this:

Comments

comments